Ketapang

Terminalia catappa

Pohon besar yang menggugurkan daun dua kali setahun, tingginya mencapai 25–40 meter. Pohon ini memiliki tajuk berlapis-lapis yang mendatar dan melebar menyerupai payung, menjadikannya peneduh yang sangat baik. Daunnya besar dan tebal, berubah menjadi merah cerah atau cokelat sebelum gugur (fenomena senescence). Buahnya berbentuk bulat telur pipih, berserat, dan mengandung biji yang dapat dimakan.
Nama LatinTerminalia catappa
Nama FamiliCombretaceae
Distribusi AsliAsia Tenggara dan Polinesia (Indo-Malaya hingga Australia Utara)
Ruang Tumbuh OptimalTahan terhadap angin kencang dan salinitas (garam laut). Ia tumbuh optimal di dataran rendah (di bawah 400 mdpl) dan membutuhkan sinar matahari penuh. Tanaman ini mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah, termasuk tanah berpasir pantai dan tanah tandus.
PemanfaatanPemanfaatan utama sebagai pohon peneduh jalan dan penghijauan taman karena tajuknya yang lebar seperti payung. Biji (kacang) Ketapang dapat dimakan dan rasanya mirip kacang almond. Daun Ketapang kering digunakan untuk menurunkan pH air dan bersifat antijamur serta antibakteri, sering digunakan dalam budidaya ikan hias (terutama ikan cupang) untuk menyembuhkan luka dan meniru habitat alami. Kulit kayu dan daunnya mengandung tanin yang digunakan sebagai zat penyamak dan pewarna.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!